FAQ survei

1. Apa yang dimaksud dengan Inovasi ?

Jawab :

Inovasi, menurut UU 18 / 2002 adalah hasil pemikiran, penelitian, pengembangan, penerapan dan atau perekayasaan yang mengandung unsur kebaharuan dan telah diterapkan serta memberikan kemanfaatan ekonomi dan atau sosial budaya.

Ada juga pendapat bahwa inovasi merupakan kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian, penetapan dan atau perekayasaan yang menghasilkan kebaruan yang diterapkan dan bermanfaat secara komersial, ekonomi dan atau sosial budaya.

2. Apa yang dimaksud dengan Survei Inovasi UNG 2018 ?

Jawab :

Survei inovasi UNG 2018 adalah pendataan karya - karya inovasi hasil dari riset, perekayasaan dari Dosen, mahasiswa, maupun tenaga kependidikan baik berupa produk maupun metode.

3. Apa tujuan dari Survei Inovasi UNG 2018 ?

Jawab :

Survei Inovasi UNG 2018 bertujuan:

  1. Mendapatkan data terkini perkembangan karya - karya inovasi Dosen, Mahasiswa, maupun Tenaga Kependidikan di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo
  2. Menyediakan informasi data terkini perkembangan karya - karya inovasi Dosen, Mahasiswa, maupun Tenaga Kependidikan di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo
  3. Memetakan performa penguatan inovasi di Universitas Negeri Gorontalo

4. Kapan periode Survei Inovasi UNG 2018 ?

Jawab :

Survei Inovasi UNG 2018 dilakukan di bulan Desember 2018. Untuk update informasi data informasi karya Inovasi UNG, akan direncanakan survei karya Inovasi yang dilakukan setiap tahun di bulan Desember.

5. Siapa saja yang bisa mengisi Survei Inovasi 2018 UNG ?

Jawab :

Sivitas Akademika Universitas Negeri Gorontalo yang terdiri dari :

  1. Tenaga pendidik (Dosen)
  2. Tenaga kependidikan (pegawai)
  3. Mahasiswa

6. Bagaimana caranya mengisi instrumen jika inovator memiliki lebih dari 1 karya inovasi?

Jawab :

Instrumen survei diisi berdasarkan data karya inovasi pertama terlebih dahulu. Setelah data pertama disubmit, lakukan pengisian instrumen seperti cara pertama dengan mengisikan data karya inovasi selanjutnya. Cara pengisian survei tersebut juga berlaku untuk pengisian data karya inovasi yang ke tiga, ke empat dan seterusnya.

7. Jelaskan yang dimaksud Tingkat Kesiapan teknologi/produk inovasi pada item instrumen!

Jawab :

      1. Observasi Konsep Dasar

  • Asumsi dan hukum dasar (sebagai contoh fisika / kimia) yang akan digunakan pada teknologi (baru) telah ditentukan;
  • Studi literatur (teori / empiris atas riset terdahulu) tentang prinsip dasar teknologi yang akan dikembangkan;
  • Formulasi hipotesis riset (bila ada);
  • Memiliki kerangka teoritis yang jelas berdasarkan pada penelitian sebelumnya, baik penelitian empiris maupun literatur.

     2. Formulasi Konsep Teknologi

  • Peralatan dan sistem yang akan digunakan telah teridentifikasi;
  • Studi literatur (teoritis / empiris) teknologi yang akan dikembangkan memungkinkan untuk diterapkan;
  • Desain secara teoritis dan empiris telah teridentifikasi;
  • Elemen - elemen dasar dari teknologi yang akan dikembangkan telah diketahui;
  • Karakterisasi komponen teknologi yang akan dikembangkan telah dikuasai dan dipahami;
  • Kinerja dari masing - masing elemen penyusun teknologi yang akan dikembangkan telah diprediksi;
  • Analisis awal menunjukkan bahwa fungsi utama yang dibutuhkan dapat bekerja dengan baik;
  • Model dan simulasi untuk menguji kebenaran prinsip dasar;
  • Riset analitik untuk menguji kebenaran prinsip dasar;
  • Komponen - komponen teknologi yang akan dikembangkan secara terpisah dapat bekerja dengan baik;
  • Peralatan yang digunakan harus valid dan reliable;
  • Diketahui tahapan eksperimen yang akan dilakukan;
  • Telah memiliki rancangan penelitian.

     3. Pembuktian Konsep

  • Studi analitik mendukung prediksi kinerja elemen - elemen teknologi,
  • Karakteristik/sifat dan kapasitas unjuk kerja sistem dasar telah diidentifikasi dan diprediksi,
  • Telah dilakukan percobaan laboratorium untuk menguji kelayakan penerapan teknologi tersebut,
  • Model dan simulasi mendukung prediksi kemampuan elemen-elemen teknologi,
  • Pengembangan teknologi tsb dgn langkah awal menggunakan model matematik sangat dimungkinkan dan dapat disimulasikan,
  • Riset laboratorium untuk memprediksi kinerja tiap elemen teknologi,
  • Secara teoritis, empiris dan eksperimen telah diketahui komponen-komponen sistem teknologi tersebut dapat bekerja dengan baik,
  • Telah dilakukan riset di laboratorium dengan menggunakan data dummy, dan
  • Teknologi layak secara ilmiah (studi analitik, model/simulasi, eksperimen).

     4. Validasi Konsep

  • Test laboratorium komponen-komponen secara terpisah telah dilakukan,
  • Persyaratan sistem untuk aplikasi menurut pengguna telah diketahui (keinginan adopter),
  • Hasil percobaan laboratorium terhadap komponen2 menunjukkan bahwa komponen tersebut dapat beroperasi,
  • Percobaan fungsi utama teknologi dalam lingkungan yang relevan,
  • Prototipe teknologi skala laboratorium telah dibuat,
  • Riset integrasi komponen telah dimulai,
  • Proses ‘kunci’ untuk manufakturnya telah diidentifikasi dan dikaji di laboratorium, dan
  • Integrasi sistem teknologi dan rancang bangun skala laboratorium telah selesai (low fidelity).

     5. Validasi Teknologi/inovasi di lingkungan relevan*

  • Persiapan produksi perangkat keras telah dilakukan,
  • Riset pasar (marketing research) dan riset laboratorium untuk memilih proses fabrikasi,
  • Prototipe telah dibuat ,
  • Peralatan dan mesin pendukung telah diuji coba dalam laboratorium,
  • Integrasi sistem selesai dengan akurasi tinggi (high fidelity), siap diuji pada lingkungan nyata/simulasi,
  • Akurasi/ fidelity sistem prototipe meningkat,
  • Kondisi laboratorium di modifikasi sehingga mirip dengan lingkungan yang sesungguhnya, dan
  • Proses produksi telah direview oleh bagian manufaktur.

      6. Uji Coba Pada Lingkungan yg Relevan

  • Kondisi lingkungan operasi sesungguhnya telah diketahui,
  • Kebutuhan investasi untuk peralatan dan proses pabrikasi teridentifikasi,
  • M&S untuk kinerja sistem teknologi pada lingkungan operasi,
  • Bagian manufaktur/ pabrikasi menyetujui dan menerima hasil pengujian laboratorium,
  • Prototipe telah teruji dengan akurasi/ fidelitas laboratorium yang tinggi pada simulasi lingkungan operasional (yang sebenarnya di luar laboratorium), dan
  • Hasil Uji membuktikan layak secara teknis (engineering feasibility).

      7. Uji Coba Pada Lingkungan Operasional

  • Peralatan, proses, metode dan desainteknik telah diidentifikasi,
  • Proses dan prosedur fabrikasi peralatan mulai diujicobakan,
  • Perlengkapanproses dan peralatan test / inspeksi diujicobakan didalam lingkungan produksi,
  • Draft gambar desain telah lengkap,
  • Peralatan, proses, metode dan desain teknik telah dikembangkan dan mulai diujicobakan,
  • Perhitungan perkiraan biaya telah divalidasi (design to cost),
  • Proses fabrikasi secara umum telah dipahami dengan baik,
  • Hampir semua fungsi dapat berjalan dalam lingkungan/kondisi operasi,
  • Prototipe lengkap telah didemonstrasikan pada simulasi lingkungan operasional,
  • Prototipe sistem telah teruji pada uji coba lapangan, dan
  • Siap untuk produksi awal (Low Rate Initial Production-LRIP).

      8. Sistem/Produk Inovasi dinyatakan selesai dan siap*

  • Bentuk, kesesuaian dan fungsi komponen kompatibel dengan sistem operasi,
  • Mesin dan peralatan telah diuji dalam lingkungan produksi,
  • Diagram akhir selesai dibuat,
  • Proses fabrikasi diujicobakan pada skala percontohan (pilot-line atau LRIP),
  • Uji proses fabrikasi menunjukkan hasil dan tingkat produktifitas yang dapat diterima,
  • Uji seluruh fungsi dilakukan dalam simulasi lingkungan operasi,
  • Semua bahan/ material dan peralatan tersedia untuk digunakan dalam produksi,
  • Sistem memenuhi kualifikasi melalui test dan evaluasi (DT&E selesai), dan
  • Siap untuk produksi skala penuh(kapasitas penuh).

     9. Produksi berjalan sukses/komersialisasi

  • Konsep operasional telah benar-benar dapat diterapkan,
  • Perkiraan investasi teknologi sudah dibuat,
  • Tidak ada perubahan desain yg signifikan,
  • Teknologi telah terujipada kondisi sebenarnya,
  • Produktivitas pada tingkat stabil,
  • Semua dokumentasi telah lengkap,
  • Estimasi harga produksi dibandingkan kompetitor, dan
  • Teknologi kompetitor diketahui.

* tidak diprioritaskan untuk penelitian/inovasi bidang humaniora/sosial

 

Jika terdapat hal yang tidak dipahami dalam survei, silahkan menghubungi tim Pusat Inovasi Universitas.

Alamat : Gedung Rektorat UNG Lt. II, Jl. Jend. Sudirman No. 6. Kota Gorontalo 96115, Indonesia

Email : pusatinovasi@ung.ac.id

WA : 081355552003

Agenda

3 - 4 September 2018

Expo Inovasi

Publikasi hasil inovasi karya Dosen dan Mahasiswa UNG, serta pihak terkait (termasuk indusri) melalui pagelaran expo.

26 April 2018

Sosialisasi Program PIU dan Workshop Inovasi

Tema workshop "Inovasi: Jawaban Menuju Revolusi Industri 4.0".

16 - 20 Januari 2018

Elaborasi Informasi Standar Inovasi

Kunjungan elaborasi konsep pengembangan inovasi BPPT UGM, UNY, UNESA